Sabtu, 31 Mei 2014

Puisi




Hutan

Pohon kini enggan tumbuh
Karena hutan itu telah gersang
Hujan yang mengguyur sekarang tak lebat lagi
Tak ada resapan setetes air tak tersisa

Kita tengok asal muasal hutan itu
Ketamakan menjadi biang keladi
Dibabadlah pohon semua untuk diambil kayu
dan sebagian pohon dibakar

Mungkin si pohon telah bosan dengan semua ini
Tanpa merasa kasih
Manusialah yang pertama kali memutusnya ujar pohon
Langkah selanjutnya pohon pun enggan tumbuh

Kini manusia merayu-rayu si pohon agar tumbuh seperti dulu
Menempatkanya disetiap penjuru hutan
Menungguinya dengan telaten berharap si pohon berubah pikiran
Namun hari ini si pohon masih juga enggan tumbuh

Kataku

-ketika dia datang, sambutlah ia dengan senyuman. Kelak ketika nanti dia pergi, kamu kan mengingat gimana awal pas kamu bertemu dengannya.

-Kesabaran adalah kesediaan untuk tetap memelihara kebaikan sampai kepada masa doa kita dijawab oleh Tuhan.

-Lebih baik salah karena mencoba percaya diri, daripada galau karena minder.

-Pilihkanlah selalu yang baik bagimu. Jadilah anak muda yang baik.

-Cintailah seseorang sepenuhnya, termasuk kekurangannya, dan suatu saat kamu akan pantas mendapatkan yang terbaik darinya.

-Dibalik setiap kesedihan, terdapat kebahagiaan. Serahkan segala urusan kepada Tuhan. Biarkan waktu & proses kehidupan berjalan

-Tak perlu menunggu dicintai untuk kemudian mencintai, mulailah untuk mencintai maka kamu akan dicintai dan disayangi

-Orang yg mengharapkan perubahan dgn menuntut orang lain yg berubah adalah orang yg hidupnya tdk akan pernah berubah

-Berusahalah menjadi lokomotif didepan meski kecil daripada jadi gerbong yang besar tapi dibelakang.

-Mantan jadian sama teman sendiri? Dibalik itu terdapat rasa cemburu yang di balut dengan gengsi. Betul apa betul ya??